Mantra Agama Hindu, Sembahyang Hindu atau Doa Agama Hindu

Written By I Putu Jayantara on Minggu, 04 November 2012 | 07.07

Di dalam segala jenis kurban suci, japa yang artinya mengulang-ulang nama suci Tuhan merupakan kurban suci tertinggi (Bhagavad-gita 10.25), ..di antara getaran-getaran suara Aku adalah Om yang bersifat rohani, .. di antara kurban suci Akulah Japa, pengulang-ulangan nama suci Tuhan..
Bhagavad-gita 10.35 : ”..Diantara semua mantra, Akulah Gayatri..”
“Mungkin engkau tidak dapat melakukan latihan rohani yang keras seperti meditasi, tapa, yoga, dan sebagainya. Cukuplah jika engkau mengidungkan nama Tuhan. Jangan melakukan latihan yang tidak engkau mengerti. Ambillah jalan yang paling mudah yaitu namasmarana (pengulangan Nama Tuhan / Bhajan)”.
-Bhagavan Sri Sathya Sai Baba –

Kata bhajan berasal dari kata “bhaj” yang berarti memuja, menyembah, bersujud, dan terikat pada Tuhan. Bhajan diartikan sebagai kegiatan pemujaan ke hadapan Tuhan dengan mencantingkan/menyanyikan lagu-lagu suci yang di dalamnya sarat dengan nama-nama Tuhan.
————————————————–
Bhajan, Sembahyang, Sankirtana, Bhakti atau Doa di dalam Agama Hindu  salah satunya yang tertinggi adalah Mantra Gayatri yang dipanjatkan 3 kali sehari, pagi / subuh, siang dan sore menjelang malam, namun tidak dibatasi hanya 3 kali sehari saja. Mantra bisa diucapkan bersuara atau diucapkan di dalam hati  sambil menghayati makna / arti mantra tersebut yang ditujukan kepada cahaya cemerlang Tuhan Yang Maha Esa, mantra diulang-ulang beberapa kali (japa), idealnya 108 kali.
Posisi japa mantra bisa duduk bersila / bersimpuh, duduk di kursi atau berdiri, bisa menggunakan Japa Mala (Tasbih) menghadap timur atau utara. Atau pagi hari menghadap timur, siang utara dan petang menghadap barat. Bagus menghadap ke timur karena matahari terbit dari timur serta menghadap searah dengan putaran bumi yang juga ke timur.
Namun kita tidak boleh memperlakukan Mantra Gayatri secara sembarangan, hati kita harus selalu murni dan di tempat yang suci dan melafalkan mantra dengan benar. (download mp3).
Mantra ini mempunyai potensi yang tidak terbatas dan merupakan formula yang penuh vibrasi. Mantra Gayatri mempunyai kekuatan yang luar biasa dan tidak terhingga, kekuatan yang sungguh menakjubkan, Gayatri menyelamatkan orang yang mengucapkannya. Mantra Gayatri ditujukan kepada Tuhan yang imanen transenden (Tuhan yang berada dalam kesadaran segala makhluk dan segala sesuatu, tetapi juga melampaui sesuatu).
Mengidungkan Mantra Gayatri membentuk, mengembangkan dan mempertajam kecerdasan dan kemampuan akal budi manusia.
Orang yang mengucapkan Mantra Gayatri secara teratur dengan penuh keyakinan akan memperoleh faedah seperti berikut:
Mantra Gayatri membebaskannya dari berbagai penyakit, menangkis atau mencegah segala kesengsaraan, penghapus dosa dan pengabul segala keinginan.
Para ilmuwan barat telah menemukan bahwa bila Mantra Gayatri diucapkan dengan aksen yang benar, lingkungan sekitarnya tampak diterangi oleh vibrasi yang ditimbulkan oleh mantra tersebut.
Om Bhur Bvah Svah
Tat Savitur Varenyam

Bhargo Devasya Dimahi
Diyoyonah Pracodayat

artinya:
Ya Tuhan  yang memenuhi seluruh alam semesta,
Engkaulah Tuhan yang kami sembah, asal semua ciptaan,
Kami bermeditasi ke arah Cahaya CemerlangMu,
Terangilah budhi kami.

Maknanya adalah dalam Mantra Gayatri (sebagai Ibu dari segala Veda) ini terkandung suatu kekuatan yang maha dahsyat, maha suci yang menjadi sumber kehidupan mahluk semesta alam.
Japa akhiri dengan : Om Shanti Shanti Shanti Om
Kita harus mengucapkan Shanti 3 kali, santih untuk memberikan kedamaian batin pada tiga hal dalam diri kita: badan, pikiran/budi/intelek, dan jiwa. Tentunya harus didukung oleh tingkah laku hidup sehari-hari yang baik (Dharma), atau bila kita berniat akan sembahyang Gayatri dll. tentu kita sudah dalam keadaan positif atau jauh dari fikiran yang tidak baik.
Intisari Agama Hindu..

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan berikan komentar. Tetapi dilarang berkomentar menghina atau-pun spam, Terima kasih.